Banyak merk-merk motor yang telah hadir di Indonesia. Tentu kita dapat menyebutkan beberapa merk yang cukup dikenal dan brand minded. Namun diantara merk-merk yang berhasil kita ingat tersebut ada yang sangat berguna namun karena sejarahnya pernah ditakuti oleh banyak orang maka jumlahnya saat ini juga masih kalah dibandingkan dengan brand yang sudah terkenal tadi. Kenapa motor-motor yang termasuk dalam kategori brand baru yang hadir di Indonesia itu dulunya ditakuti banyak orang?
Senin, 17 Maret 2014
Forum Saran, tanya jawab, kritik seputar produk motor roda tiga bak cargo yang beredar di Indonesia
Senin, 03 Maret 2014
Fenomena kebutuhan akan motor roda tiga yang semakin banyak dalam berbagai bidang kehidupan tidak diiringi dengan support dari pemerintah,terbukti ongkos BBN (Bea Balik Nama) kendaraan baru dari tahun ke tahun semakin meningkat ,contoh aja sekarang saat ditulisnya entri ini tanggal 04 Maret 2014 di sekitaran Jakarta BBN motor roda tiga antara Rp 2.200.000 s/d Rp 2.800.000,- ,di Jatimyang paling mahal antara Rp 2.700.000,-s/d Rp 3.500.000,- sedangkan yang 500 cc diesel bisa sampai Rp 4 jutaan ke atas. Hal ini dijawab oleh para ATPM motor roda tiga yang masih eksis dengan mengeluarkan varian lebih kecil yaitu 110 cc. Harga tentu lebih murah. Pertanyaannya apakah kuat dan bisa bertahan lama untuk 110 cc ini bila digunakan untuk kendaraan yang menarik beban?
Rabu, 22 Desember 2010
Motor Roda 3
Salah satu jenis motor yang masuk dalam kategori motor yang dulunya ditakuti adalah Motor Roda Tiga dengan bak di belakang. Motor jenis ini sekarang banyak kita jumpai di jalan-jalan di beberapa kota di Indonesia.
Karena saat pertama kali keluar di Indonesia tahun 1999 motor jenis roda 3 ini dianggap produk yang coba-coba dan tidak kuat untuk mengangkat beban. Ditambah lagi saat ini ketika masuk ke Indonesia dan RRC tanpa disertai kesadaran dari para importirnya bahwa suku cadang dan aksesoris motor jenis ini harus juga dilengkapai dan segera di sosialisasikan kepada masyarakat. Kentara sekali bahwa saat itu memang sedang dilakukan uji coba dan biar masyarakat yang menilai. Tetapi spekulasi tidak lengkapnya suku cadang ini cukup merepotkan para pengusaha motor-motor jenis ini yang sampai kini masih bertahan. Mereka dengan susah payah harus menepis issue tidak lengkapnya suku cadang di tengah fenomena bahwa motor roda 3 berbak di belakang tersebut saat ini sangat dibutuhkan oleh para pedagang kecil , menengah maupun besar sekalipun. Bila anda juga mempunyai pengalaman soal motor brand baru atau jenis baru tersebut, silahkan memberikan komentar ataupun pendapat yang tentu akan sangat berguna bagi kita semua.
Karena saat pertama kali keluar di Indonesia tahun 1999 motor jenis roda 3 ini dianggap produk yang coba-coba dan tidak kuat untuk mengangkat beban. Ditambah lagi saat ini ketika masuk ke Indonesia dan RRC tanpa disertai kesadaran dari para importirnya bahwa suku cadang dan aksesoris motor jenis ini harus juga dilengkapai dan segera di sosialisasikan kepada masyarakat. Kentara sekali bahwa saat itu memang sedang dilakukan uji coba dan biar masyarakat yang menilai. Tetapi spekulasi tidak lengkapnya suku cadang ini cukup merepotkan para pengusaha motor-motor jenis ini yang sampai kini masih bertahan. Mereka dengan susah payah harus menepis issue tidak lengkapnya suku cadang di tengah fenomena bahwa motor roda 3 berbak di belakang tersebut saat ini sangat dibutuhkan oleh para pedagang kecil , menengah maupun besar sekalipun. Bila anda juga mempunyai pengalaman soal motor brand baru atau jenis baru tersebut, silahkan memberikan komentar ataupun pendapat yang tentu akan sangat berguna bagi kita semua.
Langganan:
Postingan (Atom)
