Banyak merk-merk motor yang telah hadir di Indonesia. Tentu kita dapat menyebutkan beberapa merk yang cukup dikenal dan brand minded. Namun diantara merk-merk yang berhasil kita ingat tersebut ada yang sangat berguna namun karena sejarahnya pernah ditakuti oleh banyak orang maka jumlahnya saat ini juga masih kalah dibandingkan dengan brand yang sudah terkenal tadi. Kenapa motor-motor yang termasuk dalam kategori brand baru yang hadir di Indonesia itu dulunya ditakuti banyak orang?
Tampilkan postingan dengan label motor roda tiga tossa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motor roda tiga tossa. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Desember 2015
Benar Juga kata CEO Bukalapak.com : Di online yang pintar lebih menang daripada yang punya Duit
Beberapa waktu yang lalu ada sebuah diskusi yang diadakan oleh Metro TV soal jual beli online yang dihadiri oleh Menteri UKM dan CEO dari Bukalapak.com. Yang menarik disitu diulas oleh Bos Bukalapak.com bahwa di dunia jual beli online yang pintar akan lebih menang dibandingkan dengan yang berduit. Tentunya dalam hal yang sangat positif ya. Dalam hal ini tentu saja kaitannya dengan kreatifitas positif pengusaha onliner yang akan mengalahkan uang dari pemodal besar sekalipun. Dalam kaitan ini kami menangkap yang dimaksud adalah bagaimana caranya agar para penjual online dapat memperoleh kepercayaan yang sangat besar dari para pembelinya dan kembali serta kembali beli di lapak yang sama lagi dalam kurun waktu yang lama dan jangka panjang dengan segala keterbatasan dan segala kreatifitas dan produktifitas positif yang dibangun pelapak. Kalau tujuannya tidak menipu dan kreatifitasnya masuk akal dan bisa diterima oleh para calon pembeli maka lapak akan laris manis dan mendapat kredit kepercayaan yang sangat memadai dari para calon pembeli karena biasanya mereka juga selalu ikut pembicaraan -pembicaraan di forum-forum yang cepat membuat ketenaran dari lapak tersebut tersebar luas terutama kebaikannnya. Diharapkan semua pihak yang akan memulai usaha jualan online harus mempunyai semangat yang sama dengan yang dikemukakan oleh Bos Bukalapak.com tersebut di atas sedemikian sehingga semua atau paling tidak mayoritas penjual online akan mempunyai arah yang positif.
Semangat itu tentunya jangan hanya menjadi semangat awal yang akhirnya si penjual online pemula tidak bisa tahan lama karena kurang telaten dalam mencari terobosan dan mencari cara-cara baru yang tidak negatif namun dengan modal seadanya bisa dipercaya oleh si calon pembeli. sangat menarik sekali bila digabungkan dengan sebuah ulasan di artikel mengenai Bill Gates yang senang memperkerjakan orang yang malas, yang mana ternyata orang malas selalu mempunyai ide-ide untuk mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan pekerjaan nya secara tepat waktu , untuk hal ini tentunya orang malas yang dimaksudkan adalah orang malas yang masih sangat mempunyai tanggung jawab terhadap pekerjaannya walaupun dia agak tidak disiplin terhadap jam kerja atau waktu.
Bukan maksud penulis menyarankan kita jadi malas hanya saja disini kita berusaha mengcompare bahwa apabila orang malas yang bertanggung jawab tersebut kita sama kan dengan orang pemula yang modalnya pas-pasan bisa juga, pendapat Bill Gates tsb di atas kita pakai. Namun yang perlu kita perhatikan adalah tata cara bahwa orang malas yang masih bertanggung jawab itu adalah type orang yang hanya sering memakai waktu kerja untuk santai namun ketika orang lain sudah santai dia malah kerjakan tugas-tugasnya yang belum selesai tersebut tepat waktu memang namun membuat rekan satu team nya deg-degan juga. Namun maksud dari Bill Gates memperkerjakan orang-orang seperti itu adalah untuk membangkitkan insting soal cara pintas atau short cut yang tentunya harus diiiringi oleh pemikiran orang-orang rajin yang senantiasa setia kerja di mejanya masing-masing sehingga tetap menunjang apabila dibutuhkan sewaktu-waktu untuk perubahan ataupun untuk melakukan terapan-terapan mendadak yang sedang ada di benaknya Bill Gates. Jadi langsung diaplikasikan dengan short cut short cut di atas.
Yang jelas memang kita semua apalagi ke depan sangat membutuhkan breakthrough dan sangat nyata apa yang secara fisik nampak akan semakin dipercaya walaupun itu kreatifitas positif yang tidak menipu semata-mata.
Sudah Waktunya Pemerintah men Support dan sebagai penengah antara Penjual dan Pembeli dalam Jual Beli Online
Tidak lama lagi pemerintah melalui DepKominfo, Kepolisian dan pihak-pihak aparat terkait akan mengatur jual beli online entah nantinya pemerintah berusaha sebagai penengah yang akan mendorong penjual dan pembeli semakin percaya kepada pihak yang lain ataukah akan full mengatur termasuk perijinan dan system penjualan termasuk toko online harus melewati prosedur perijinan tertentu dari pemerintah. Mengingat semakin hari prosentase pengguna online baik yang jual maupun yang beli maka tentu saja di satu sisi bagi penjual hal ini sangat dibutuhkan peran pemerintah sebagai penengah terjadinya transaksi jual beli secara online. Namun di satu sisi apabila langsung diterapkan peraturan yang mengikat dan membatasi maka akan semakin tidak berkembang dengan baik posisi penjual online yang pemula dan masih coba-coba. Namun kami percaya tentunya pemerintah akan mengelkuarkan kebijakan yang paling tidak tidak akan merugikan kedua belah pihak abaik di penjualan maupun pembelinya.
Pada masa-masa sekarang ini yang sangat ditakuti pembeli apabila setelah terjadi proses transfer dan penjualannya tidak kunjung mengirim atau si penjual nya ternyata abal2 atau si penjual harus menggunakan uang konsumen dulu untuk mengambil barang ke produsennya alias si penjual masih belum cukup modal sehingga akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengirim barang dan semakin membuat pembelinya takut. Tentunya kami pahami juga rencana pemerintah dalam mengeluarkan aturan ataupun system jual beli online ini juga akan disertai dengan bantuan permodalan misalnya dari OJK atau pihak terkait lainnya. Apabi9la hal ini dilakukan oleh pemerintah maka kans jual beli online akan semakin progress akan sangat besar dan tidak sekedar membatasi namun benar-benar diperhatikan segi permodalannya dimana akan sangat membantu pemerintah apabila nantinya ada kerja sama antara OJK, penjual online dalam dalam menentukan barang dagangan yang akan dipasarkan oleh toko online tersebut.
Yang sangat kita harapkan adalah peran pemerintah dalam hal jual beli online benar-benar menjadikan jual beli online semakin jaya yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia pada umumnya baik si penjual maupun si pembeli dimana mereka sama-sama membutuhkan sarana yang tepat guna untuk memasarkan masing-masing barang dagangannya. Si Pembeli menjadi aman dan si penjual juga tidak selalu di cap sebagai penjual yang tidak mengirim barang. Karena saat ini kebanyakan pembeli kalau sudah tiba waktunya mau membayar ataupun transfer uang akan selalu was- was dan seringkali membatalkan karena ada unsur ketakutan seperti cerita-cerita teman-temannya dimana si penjual pada akhirnya tidak mengirimkan barang pesanan setelah ditransfer sejumlah uang. Di satu sisi sebagai penjual kitapun sering tertipu dengan omongan manis pembeli yang akan melakukan transfer saat barang sudah sampai di ekspedisi atau bayar DP dulu bayar bayar lunas saat barang sampai di ekspedisi. Dengan kondisi seperti itu seperti yang dialami penulis sendiri , kami juga sering kena tipu. Jadi sebenarnya bukan hanya masalah pembeli transfer uang dan penjualannya tidak kirim barang namun juga masalah besar bahwa si pembeli berulah. Untuk masalah pembeli yang berulah tidak menepati janji ini sering terabaikan di berita soal penipuan jual beli online. Yang dibahas selalu pihak pembeli yang dirugkan sedangkan penjual yang dirugikan jarang sekali dibahas atau dianalisa. Kesimpulannya bahwa sebenarnya antara penjual dan pembeli sama-sama juga bisa dirugikan jadi karena mungkin pembeli itu adalah Raja maka jarang dibahas. Bagaimana menurut anda?
Dengan adanya peran serta pemerintah diharapkan akan ada semacam polisi di internet terutama untuk penjualan online supaya antara penjual dan pembeli tidak saling tidak percaya satu sama lainnya. Akan semakin banyak penjual-penjual online dan tentunya akan semakin banyak pula pembeli-pembeli online seiring dengan semakain semaraknya pengguna HP online dan aplikasi-aplikasi android yang semakin hari semakin menjelajah semua kebutuhan hidup kita termasuk sarana dan prasarana jual beli online. Semoga saja apa yang jadi
harapan kita semua bisa dijembatani oleh pemerintah dan semua bidang usaha baik online ataupun off line bisa terakomodasi semua yang diinginkan oleh masing-masing pihak sehingga akan terjadi proses tahapan jual beli online yang nyaman dan aman. Apabila telah tercipta tahapan yang menggembirakan itu maka tentu saja akan membuat kondisi pertumbuhan perekonomian kita akan semakin membaik karena dengan perasaan aman dan tentram maka segala sesuatunya kan semakin maju dan kreatif secara maksimal
Lagi-lagi rebutan Order Online
Judul di atas hampir mirip dengan salah satu judul tulisan di blog ini jua namun konsentrasi nya kali ini di order online. Ada sebuah ATPM motor roda tiga yang enggan mengatur ( paling tidak ada pembicaraan masing2 pihak untuk system online yang di jembatani atpm tsb) penjualan online para sales dan marketingnya sehingga seringkali terjadi perang saudara alias rebutan order yang ujung-ujungnya harga jadi murah-muraham siapa yang termurah dia yang dapat order online tersebut. Alhasil , si sales selalu mengeluh sedikit amat hasil dari penjualan online. Sedangkan pihak ATPM yang merasa kanan kiri ok, diam-diam saja pura-pura tidak mengerti apa yang dikeluhkan oleh si sales online tersebut. Hal ini sudah pasti lambat laun akan semakin banyak kasus-kasus serupa yang dialami oleh sales-sales lainnya terutama dalam hal penjualan online. Lambat laun pula si ATPM tentu akan terkena imbasnya karena semua rebutan order dan margin penjualan menjadi sangat minim maka akan membuat si sales beralih memasarkan motor roda tiga dari ATPM lainnya yang lebih peduli terhadap penjualan online dan selalu mengajak rembugan sales-sales online nya untuk mencari jalan keluar supaya tidak terjadi rebutan order yang di dapatkan secara online. Kalau menurut hemat kami sih sayang sekali jika ATPM yang sudah terbantu penjualanannya secara online oleh si sales kalau hanya diam saja dan tidak mau memahami hasil kerja online tersebut termasuk bagaimana hasilnya apakah layak atau tidak bagi seorang sales dimana kalau jualan online walaupun pasang iklannya tidak berbayar namun khan perlu biaya pulsa ataupun biaya online termasuk apabila kita eksis di penjualan online maka harus seringkali meninjau dan mengupgrade iklan-iklan yang telah dipasangnya. Termasuk juga pengorbanan waktu dan tenaga yang seharusnya juga harus dihitung dan dihargai. Aneh-aneh saja sebenarnya kalau ATPM pura-pura diam atau pura-pura tidak tahu hal tersebut, ATPM tsb tidak mempunyai visi dan misi jangka panjang dan lambat laun akan ditinggalkan oleh para pemasarnya. Dan ATPM tersebut akan gigit jari dan yang lebih drastis tutup karena serakah.
Ada pula kasus untuk penjualan online ini kadangkala membutuhkan support dari ATPM pada saat si calon client ingin melihat dan mengunjungi apakah ATPM tersebut benar-benar ada ataukah cuman abal2. Pada banyak kasus apalagi kalau ordernya besar dalam arti jumlah quantity yang akan di order oleh si calon client banyak maka ada ATPM yang sengaja langsung mengambilnya tanpa tepo sliro dengan si sales online yang telah berupaya mendatangkan si calon client ke ATPM tersebut. Dengan berbagai macam alasan yang sudah di setting kedua belah pihak dimana imimg2 bagi si calon client adalah harga yang lebih miring karena tidak harus memberi komisi si sales maka si sales akan gigit jari. Disini sangat nyata bahwa pihak sales sangat lemah posisinya karena disamping kadangkala saat ketemuan anra si calon client dengan ATPM si sales malah tidak diundang atau tidak hadir dengan alasan harus tetap bekerja pada posnya masing-masing maka akan sangat sulit bagi si sales untuk membela diri dalam mempertahankan order dari si calon client. Dalam hal ini pihak ATPM sangat untung dan posisi menang karena siapa sih yang tidak percaya atau lebih percaya dengan kemegahan ATPM atau pabrik dan omongan manis dari wakil ATPM? Tapi nyata-nyata tidak semua ATPM lho seperti itu...bagaimana dengan pendapat anda?
Selasa, 21 April 2015
Pemasar Motor Roda Tiga Jangan Saling Cela
Entah judul di atas cocok atau tidak , kalau tidak cocok akan saya ganti nantinya. Begini , ada beberapa persoalan serius dalam memasarkan motor roda tiga yang di belakang ada baknya tsb. Di satu sisi brand-brand yang ada masih belum terlalu dikenal dan membuat si pemasar harus mengeluarkan segala daya upaya termasuk upaya menjatuhkan pesaingnya atau kompetitornya dengan menjelek-jelekkan dg segala bumbu-bumbunya. Tanpa disadari hal ini justru memperlemah si pemasar itu sendiri ( tergantung juga sih siapa yang lagi di follow up oleh pemasar, termasuk perlu diperhatikan strata pendidikannya juga). Kenapa memperlemah..kalau versi saya ( anda bisa meresponnya dan kita diskusikan masalah ini) budaya kita ini masih budaya timur yang sopan dan sangat bertenggang rasa. Semakin kita menjelekkan yang lain semakin kentara bahwa sifat ketimuran kita agak luntur. Memang semua harus bertujuan akhir mendapatkan uang atau keuntungan, namun ada hal penting yang dilupakan bahwa semua yang kita ungkapkan saat ini tentu berproses untuk selanjutnya dan bisa berlaku jangka panjang. Pertanyaannya apakah benar yang kita jelek2kan itu memang jelek benar? atau kita belum tahu persis? Hanya dengar2 dari orang lainkah? Atau memang anda bisa dan sudah punya bukti dan pengalaman akan kejelekkan produk tersebut? Di lain sisi kita tidak bisa menentang pasar atau apa maunya pasar arusnya ya itulah yang terbukti bagus dan eksis. Harus kita apresiasi . Contohnya begini, jaman tahun 1998-1999 sejak diluncurkannya motor-motor dari Cina atau sering disebut Mocin itu anda pernah dengar tidak atau bahkan tahu sendiri, ada berapa merek (brand) yang masuk dan mencoba peruntungan di dunia otomotif R2 dan R3? Yg pernah saya sendiri ketahui Ada, Jialing, Loncini, loncin, Shunda, ZhongZhen, Bosowa, Hokaido, Kanzen, Kasea, Sumo, Turbo, Zealsun, Morin, Monstrada, Gaza, Juve, Dayang, Bemo, LiFan, Tossa, Viar, KTM, Kaisar, Mbiz, Happy, Karate, QingQi, Boomber, Takeda, Fukuda, Garuda dll (anda bisa menambahkan) yg belum terdata. Nah dari hanya sekelumit data di atas sekarang yang masih eksis ada berapa merk? Ini dia yang sekarang masih terus berproduksi dan eksis: Tossa, Dayang, Bemo, Viar, Kaisar, Happy, KTM, Jialing, Mbiz, Karate, Vivamas (Anda bisa menambahkan). Ingat Seleksi pasar akan terus dan terus berlangsung tanpa henti barang sedetikpun. Kalau dulunya ada pemasar yang menjelek-jelekkan merk yang sekarang masih eksis dan merk yang dia pasarkan sudah tidak nampak lagi, bagaimanakah pendapat anda? Anda bisa meralat bila data di atas ada yang keliru. Terima Kasih.
Kamis, 16 April 2015
Berbagai merk dan tipe Motor Roda 3 di Indonesia
Kalau kita bicara soal Motor Roda 3 maka belum terbayang merk-merk apa saja yang ada di Indonesia ? Kalau bentuknya tentukita semua bisa membayangkan secara tepat karena mulai banyak populasinya di jalan-jalan.
Ada beberapa merk yang patut diperhatikan karena kiprahnya yang tahan pukul dan tahan mental terhadap segala caci maki dan beberapa merk itu kini mengalami masa-masa yang cukup menggembirakan karena terlihat mulai mendapat simpati dan tempat di pilihan para pengusaha kecil dan menengah bahkan besar sekalipun dalam hal motor transportasi beban.
Menurut data yang masuk kepada kami merk-merk motor roda 3 tersebut antara lain: (urutan nomor bukan menentukan rangking penjualan ataupun populasi terbanyaknya)
1. Tossa
2. Kaisar
3.
Ada beberapa merk yang patut diperhatikan karena kiprahnya yang tahan pukul dan tahan mental terhadap segala caci maki dan beberapa merk itu kini mengalami masa-masa yang cukup menggembirakan karena terlihat mulai mendapat simpati dan tempat di pilihan para pengusaha kecil dan menengah bahkan besar sekalipun dalam hal motor transportasi beban.
Menurut data yang masuk kepada kami merk-merk motor roda 3 tersebut antara lain: (urutan nomor bukan menentukan rangking penjualan ataupun populasi terbanyaknya)
1. Tossa
2. Kaisar
3.
Fenomena Membuka Cabang Channelling dan Dealer Motor Roda Tiga
Memang sudah cukup banyak channelling maupun dealer dealer motor roda tiga dalam berbagai brand yang ada di sekitar kita. Namun coba anda teliti Berapakah yang benar-benar serius menekuni bidang ini? Langsung saja saya jawab sendiri dengan cepat masih sedikit yang serius menekuninya. Kenapa? Sebenarnya hal ini ada andil kesalahan dari pihak ATPM yang tidak jeli melihat calon channeling ataupun calon dealer tersebut. Pihak ATPM inginnya jual unit sebanyak-banyaknya dengan mengambil rumus semakin banyak channelling atau semakin banyak dealer maka akan semakin banyak quantity penjualan akan diraih tetapi tidak atau kurang diperhitungkan bagaimana prospek dari channelling atau dealer tsb.Prospek disini sangat banyak faktor yang mempengaruhinya selain positioning lokasi berjualan, lingkungan dan sumber daya manusia dari channelling atau dealer yang akan dibangun tsb sangat vital dan menentukan masa depannya dan masa depan ATPM itu sendiri tentunya. Karena citra ATPM akan tercermin dari channelling dan dealer yang dibentuknya. Ada contoh kasus: sebuah channeling di pilih oleh ATPM tanpa mensurvey seluk beluk sdm maupun lingkungan channelling tsb, yang ternyata ruko kontrakkan dan sewanya bulanan, ketika sudah banyak pembeli, si pengelola channeling lari tidak tahu entah kemana meninggalkan beban STNK dan BPKB puluhan orang yang ternyata tidak diuruskan, si pemilik ruko dan ATPM kelabakan, Hal-hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi dimana jelas-jelas citra ATPM akan tercoreng. Ada Juga kasus sebuah channeling dibenturkan dg dibukanya channeling baru yang berdekatan , dalam hal ini ATPM sama sekali kurang bijaksana. Dua buah channeling yang berdekatan akan perang saudara dan bom-boman adu paling murah baik soal promo maupun harga, ujung-ujungnya kalau keduanya sepandai-pandainya menjual tentu akhirnya akan ngelus dada karena margin profit channelling nya menjadi sangat tipis dan tidak ada dana untuk membiayai after sales service, Nah keadaan ini tentu sangat menyedihkan karena yang dijual produk yang sama dan dikeluarkan oleh ATPM yang sama pula. Kedua channelling tsb kurang sejahtera, lambat laun akan tutup siapa yang rugi? Bagaimana pendapat anda?Dan ATPM jangan pasif, harus responsif begitu melihat situasi kurang kondusif ya harus cepat bertindak.
Senin, 17 Maret 2014
Forum Saran, tanya jawab, kritik seputar produk motor roda tiga bak cargo yang beredar di Indonesia
Senin, 03 Maret 2014
Fenomena kebutuhan akan motor roda tiga yang semakin banyak dalam berbagai bidang kehidupan tidak diiringi dengan support dari pemerintah,terbukti ongkos BBN (Bea Balik Nama) kendaraan baru dari tahun ke tahun semakin meningkat ,contoh aja sekarang saat ditulisnya entri ini tanggal 04 Maret 2014 di sekitaran Jakarta BBN motor roda tiga antara Rp 2.200.000 s/d Rp 2.800.000,- ,di Jatimyang paling mahal antara Rp 2.700.000,-s/d Rp 3.500.000,- sedangkan yang 500 cc diesel bisa sampai Rp 4 jutaan ke atas. Hal ini dijawab oleh para ATPM motor roda tiga yang masih eksis dengan mengeluarkan varian lebih kecil yaitu 110 cc. Harga tentu lebih murah. Pertanyaannya apakah kuat dan bisa bertahan lama untuk 110 cc ini bila digunakan untuk kendaraan yang menarik beban?
Rabu, 22 Desember 2010
Motor Roda 3
Salah satu jenis motor yang masuk dalam kategori motor yang dulunya ditakuti adalah Motor Roda Tiga dengan bak di belakang. Motor jenis ini sekarang banyak kita jumpai di jalan-jalan di beberapa kota di Indonesia.
Karena saat pertama kali keluar di Indonesia tahun 1999 motor jenis roda 3 ini dianggap produk yang coba-coba dan tidak kuat untuk mengangkat beban. Ditambah lagi saat ini ketika masuk ke Indonesia dan RRC tanpa disertai kesadaran dari para importirnya bahwa suku cadang dan aksesoris motor jenis ini harus juga dilengkapai dan segera di sosialisasikan kepada masyarakat. Kentara sekali bahwa saat itu memang sedang dilakukan uji coba dan biar masyarakat yang menilai. Tetapi spekulasi tidak lengkapnya suku cadang ini cukup merepotkan para pengusaha motor-motor jenis ini yang sampai kini masih bertahan. Mereka dengan susah payah harus menepis issue tidak lengkapnya suku cadang di tengah fenomena bahwa motor roda 3 berbak di belakang tersebut saat ini sangat dibutuhkan oleh para pedagang kecil , menengah maupun besar sekalipun. Bila anda juga mempunyai pengalaman soal motor brand baru atau jenis baru tersebut, silahkan memberikan komentar ataupun pendapat yang tentu akan sangat berguna bagi kita semua.
Karena saat pertama kali keluar di Indonesia tahun 1999 motor jenis roda 3 ini dianggap produk yang coba-coba dan tidak kuat untuk mengangkat beban. Ditambah lagi saat ini ketika masuk ke Indonesia dan RRC tanpa disertai kesadaran dari para importirnya bahwa suku cadang dan aksesoris motor jenis ini harus juga dilengkapai dan segera di sosialisasikan kepada masyarakat. Kentara sekali bahwa saat itu memang sedang dilakukan uji coba dan biar masyarakat yang menilai. Tetapi spekulasi tidak lengkapnya suku cadang ini cukup merepotkan para pengusaha motor-motor jenis ini yang sampai kini masih bertahan. Mereka dengan susah payah harus menepis issue tidak lengkapnya suku cadang di tengah fenomena bahwa motor roda 3 berbak di belakang tersebut saat ini sangat dibutuhkan oleh para pedagang kecil , menengah maupun besar sekalipun. Bila anda juga mempunyai pengalaman soal motor brand baru atau jenis baru tersebut, silahkan memberikan komentar ataupun pendapat yang tentu akan sangat berguna bagi kita semua.
Langganan:
Postingan (Atom)
